Luka akibat pembedahan

Pembedahan merupakan penyebab utama terbentuknya bekas luka yang lebih besar. Tindakan medis ini umumnya dilakukan atas pertimbangan kebutuhan medis dan karenanya tidak dapat dihindari, namun operasi ini seringkali meninggalkan bekas luka yang terlihat jelas. Atas alasan inilah, sangat penting untuk merawat bekas lukanya secara profesional sebagaimana merawat penyebab dilakukannya operasi itu sendiri.

Pembedahan yang paling banyak dilakukan adalah bedah Sesar, bedah pada sendi atau organ dalam. Tindakan medis seperti ini umumnya direncanakan matang-matang terlebih dahulu, sehingga sang pasien dapat mempersiapkan diri untuk proses bedah maupun perawatan pasca-bedah yang memadai.

Operasi bedah umumnya dilakukan dengan membuat irisan dalam dan halus yang kemudian akan dijahit dengan rapi. Pada jaringan sehat, luka semacam ini dapat sembuh dengan cepat dan mudah. Namun walaupun proses penyembuhannya berlangsung lancar, bekas luka akan tetap terbentuk.

Tiga langkah sederhana untuk membantu proses penyembuhan bekas luka:

1. Selama minggu pertama setelah menjalani pembedahan, hindari mandi atau berendam terlalu lama.

2. Jangan memaparkan bekas luka ke sinar matahari yang kuat dalam jangka waktu lama, selama kurang lebih 6 hingga 9 bulan.

3. Rawatlah bekas luka, misalnya dengan gel perawatan bekas luka, selama sekurang-kurangnya 3–6 bulan. Langkah-langkah ini akan membantu menekan pembentukan bekas luka serta memastikan bahwa bekas luka akan tampak samar, elastis dan rata.

Cari

Tiga fase pembentukan bekas luka

Lihat cara kerja Mederma

Luaskan pencarian

Pilih hasil dari bagian berikut




Merz [Logo]

Mederma

URL: http://www.mederma-world.com/ind/service/scar_glossary/surgery/index.jsp
Stand: 24-Oct-2017, 11:38 AM
© 2017 Merz Pharmaceuticals. Hak cipta dilindungi undang-undang.