Jaringan bekas luka

Perbedaan jaringan bekas luka dibanding kulit di sekitarnya: Jaringan bekas luka tersusun atas serat elastis dalam jumlah lebih sedikit, dan tidak memiliki pigmen warna sebagaimana halnya kulit sehat. Kantung rambut, kelenjar minyak dan keringat tidak dapat diperbarui. Sedikitnya serat elastis dalam jaringan bekas luka menyebabkan bekas luka mungkin akan mengeras atau mengerut, dan terkadang juga menyebabkan rasa kencang pada kulit atau bahkan keterbatasan gerak.


Jaringan bekas luka

  • tidak dapat membentuk pigmen warna (melanin)
    baru, sehingga tidak dapat berubah warna menjadi
    kecokelatan
  • kepadatan pembuluh darahnya rendah
  • cenderung mengerut dan mengeras karena
    mengandung serat kolagen elastis yang lebih sedikit

Pembentukan bekas luka meliputi pertumbuhan pembuluh darah baru, yang membuat bekas luka baru tampak berwarna merah. Warna merah ini akan perlahan pudar seiring dengan semakin berkembangnya bekas luka. Karena jaringan bekas luka tidak memiliki pigmen warna sebagaimana kulit sehat, maka bekas luka ini akhirnya akan tampak lebih cerah dibandingkan kulit di sekitarnya.

Cari

Tiga fase pembentukan bekas luka

Lihat cara kerja Mederma

Luaskan pencarian

Pilih hasil dari bagian berikut




Merz [Logo]

Mederma

URL: http://www.mederma-world.com/ind/service/scar_glossary/scar_tissue_/index.jsp
Stand: 24-Oct-2017, 11:38 AM
© 2017 Merz Pharmaceuticals. Hak cipta dilindungi undang-undang.