Ada tiga jenis bekas luka utama


Bekas luka hipertrofik

Setelah luka sembuh, bekas luka hipertropik atau timbul akan segera terbentuk akibat produksi jaringan penghubung dalam jumlah berlebih. Jenis bekas luka ini cenderung menebal dan tampak timbul dibandingkan kulit di sekitarnya, namun tetap terbatas pada daerah kulit yang cedera saja. Faktor-faktor risiko yang dapat mengakibatkan timbulnya bekas luka timbul adalah infeksi dan kurangnya imobilisasi pada luka.



Keloid

Keloid dikenal pula sebagai bekas luka tumbuh. Bekas luka ini tumbuh beberapa saat setelah luka sembuh. Akibat adanya produksi jaringan penghubung dalam jumlah berlebih, bekas luka pun tumbuh menutupi luka dan bahkan menyebar pada jaringan kulit sehat. Bekas luka keloid dapat tumbuh lebih luas dari cedera aslinya sendiri.

Skar pada berbagai bagian tubuh dengan kulit yang kencang rentan menimbulkan keloid. Seringkali kecenderungan terjadinya keloid merupakn faktor genetik atau keturunan. Keloid lebih sering terjadi 10 kali lipat pada orang yang berkulit gelap daripada orang yang berkulit terang.



Bekas luka atrofik

Bekas luka atrofik cenderung tampak kempis atau cekung karena kurangnya kandungan kolagen di dalamnya. Pada bekas luka atrofik, jaringan bekas luka tumbuh menutupi luka, namun jumlah jaringan yang diproduksi tersebut tidak cukup memadai untuk menutupi area kulit yang rusak. Bekas luka atrofik umumnya timbul akibat jerawat atau cacar air.


Satu perawatan untuk beragam jenis bekas luka

Mederma paling sesuai digunakan untuk merawat dan menyamarkan bekas luka Hipertrofik dan Keloid. Dalam beberapa kondisi, mungkin diperlukan pula perawatan pelengkap sebagai tambahan atas perawatan Mederma. Untuk informasi selengkapnya, silakan konsultasikan dengan dokter atau apoteker Anda.

Cari

Tiga fase pembentukan bekas luka

Lihat cara kerja Mederma

Luaskan pencarian

Pilih hasil dari bagian berikut




Merz [Logo]

Ada tiga jenis bekas luka utama - Mederma

URL: http://www.mederma-world.com/ind/about_scars/scar_types/index.jsp
Stand: 23-Oct-2017, 11:47 AM
© 2017 Merz Pharmaceuticals. Hak cipta dilindungi undang-undang.