Bagaimana perbedaan jaringan bekas luka dibanding kulit di sekitarnya

Bekas luka seringkali menjadi pengingat atas cidera yang kita alami dalam hidup sehari-hari: Gejala gangguannya, misalnya warna kemerahan pada kulit, bengkak, gatal-gatal dan rasa kencang pada kulit, dapat berdampak buruk terhadap kualitas hidup.

Ada banyak hal yang membedakan antara jaringan bekas luka dan jaringan kulit sehat. Bekas luka tidak hanya tampak berbeda, namun juga berkembang dengan cara yang berbeda dibanding kulit di sekitarnya. Kantung rambut, kelenjar minyak dan keringat tidak dapat diperbarui. Jaringan bekas luka tersusun atas serat elastis dalam jumlah sedikit, dan tidak memiliki pigmen warna sebagaimana halnya kulit sehat.


Kulit sehat

  • pigmen warna membuat kulit berubah
    menjadi lebih kecokelatan jika terkena
    matahari
  • lebih elastis
  • memiliki suplai darah dalam jumlah
    memadai
  • lebih lembut dan memiliki konten
    kelembapan tinggi


Jaringan bekas luka

  • tidak dapat membentuk pigmen warna
    (melanin) baru, sehingga tidak dapat
    berubah warna menjadi kecokelatan
  • kurang elastis akibat sedikitnya jumlah
    serat elastis (kolagen)
  • kepadatan pembuluh darahnya rendah
  • cenderung mengerut dan mengeras
    karena susunan serat elastisnya hanya sedikit


Perbedaan inilah yang membuat bekas luka tidak dapat dihilangkan secara menyeluruh. Namun, dengan perawatan tepat menggunakan Mederma, bekas luka akan tersamarkan, sehingga Anda dapat kembali merasa percaya diri dengan kulit Anda.

Cari

Tiga fase pembentukan bekas luka

Lihat cara kerja Mederma

Luaskan pencarian

Pilih hasil dari bagian berikut




Merz [Logo]

Bagaimana perbedaan jaringan bekas luka dibanding kulit di sekitarnya - Mederma

URL: http://www.mederma-world.com/ind/about_scars/index.jsp
Stand: 18-Dec-2017, 06:13 AM
© 2017 Merz Pharmaceuticals. Hak cipta dilindungi undang-undang.